Implan Panel Surya Bantu Tuna Netra Melihat
Sabtu, 19 Mei 2012
0
komentar
Foto: Google
Leland Stanford Junior University, yang lazim dikenal sebagai Universitas Stanford merupakan sebuah universitas swasta yang masuk dalam jajaran universitas terbaik di dunia. Pihak universitas menjelaskan, sistem kerja perangkat tersebut mengubah sinyal cahaya menjadi impuls saraf melalui kacamata khusus sehingga mengubah sinyal inframerah kesebuah array dari silikon dioda yang diatur di mata.
"Ia bekerja seperti halnya panel surya, mengubah cahaya menjadi arus listrik, namun bukan seperti arus yang mengalir ke lemari pendingin Anda. arus listrik ini mengalir ke retina," kata Profesor Ophthalmology Palanker, Dr Daniel. Demilkian diwartakan Huffington Post, Kamis (17/5/2012).
Sementara model awal implan mengandalkan sumber listrik eksternal, sistem ini pertama kali dipelopori oleh James Loudin dan rekan-rekannya di Stanford University. Di mana mereka menyederhanakan proses dengan mengirimkan data visual langsung untuk implan. Temuan mereka dipublikasikan dalam jurnal Nature Photonics.
Saat ini, implan retina dapat mengembalikan beberapa tingkat penglihatan penderita tuna netra. Namun, implan memerlukan kabel ke sumber listrik luar menghemat biaya. Ditambah lagi bentuk perangkat yang besar dan berat.
Dengan implant baru yang menggunakan tenaga surya, dapat memangkas bentuk perangkat jauh lebih kecil dan mendapatkan daya dari cahaya. Selain itu, Implan ini juga dapat menghasilkan gambar dengan resolusi lebih tinggi dari teknologi implan yang ada saat ini.
0 komentar:
Posting Komentar