Ilmuwan Temukan Bukti Nenek Moyang Manusia Tertua

Posted by yanuar19 Sabtu, 19 Mei 2012 0 komentar

detail berita
Collodictyon (Foto: ABC Science)
OSLO - Setelah dua dekade memeriksa berbagai jenis organisme melalui mikroskop pada danau di wilayah Norwegia, ilmuwan menyatakan telah menemukan salah satu organisme tertua. Temuan itu dipercaya sebagai nenek moyang manusia tertua yang diyakini telah ada sejak jutaan tahun lalu.

Dilansir ABC Science, Jumat (27/4/2012), ilmuwan yang menemukan organisme sel tunggal itu menduga temuannya itu telah berevolusi sekira satu miliar tahun lalu. Sel tersebut bukanlah kategori organisme hidup seperti binatang, tanaman, parasit, jamur maupun alga, melainkan sel dari jenis manusia purba.

"Kami telah menemukan sebuah cabang tree of life (struktur klasifikasi makhluk hidup) yang tidak diketahui yang hidup di danau ini. Hal ini unik," ujar Kamran Shalchian Tabrizi, peneliti dari University of Oslo.

Menurut Kamran, setelah sekian lama melakukan penelitian di wilayah danau tersebut, dia dan timnya belum pernah menemukan satu jenis spesies yang langka. "Sejauh ini kami mengetahui bahwa tidak ada kelompok lain dari organisme, selain spesies ini," tuturnya.

Ilmuwan menamakan spesies yang diyakini sebagai nenek moyang manusia ini dengan nama Collodictyon. Collodictyon hidup di daerah lumpur danau sekira 30 kilometer dari wilayah Oslo bagian selatan.

Organisme yang ditemukan ini memiliki ukuran panjang 30 sampai 50 mikrometer. Sel tersebut hanya bisa dilihat melalui bantuan mikroskop.

Collodictyon memiliki empat flagela yakni ekor yang menyerupai baling-baling yang digunakan untuk bergerak. Temuan ini juga memberikan wawasan bagi ilmuwan terhadap kehidupan organisme makhluk hidup yang terjadi di planet Bumi sejak ratusan juta tahun lalu.

Implan Panel Surya Bantu Tuna Netra Melihat

Posted by yanuar19 0 komentar
detail berita
Foto: Google
CALIFORNIA - Sebuah perangkat baru tengah dikembangkan Universitas Stanford. Perangkat tersbut akan mengandalkan implan tenaga surya yang dapat membantu para penderita tuna netra untuk melihat.

Leland Stanford Junior University, yang lazim dikenal sebagai Universitas Stanford merupakan sebuah universitas swasta yang masuk dalam jajaran universitas terbaik di dunia. Pihak universitas menjelaskan, sistem kerja perangkat tersebut mengubah sinyal cahaya menjadi impuls saraf melalui kacamata khusus sehingga mengubah sinyal inframerah kesebuah array dari silikon dioda yang diatur di mata.

"Ia bekerja seperti halnya panel surya, mengubah cahaya menjadi arus listrik, namun bukan seperti arus yang mengalir ke lemari pendingin Anda. arus listrik ini mengalir ke retina," kata Profesor Ophthalmology Palanker, Dr Daniel. Demilkian diwartakan Huffington Post, Kamis (17/5/2012).

Sementara model awal implan mengandalkan sumber listrik eksternal, sistem ini pertama kali dipelopori oleh James Loudin dan rekan-rekannya di Stanford University. Di mana mereka menyederhanakan proses dengan mengirimkan data visual langsung untuk implan. Temuan mereka dipublikasikan dalam jurnal Nature Photonics.

Saat ini, implan retina dapat mengembalikan beberapa tingkat penglihatan penderita tuna netra. Namun,  implan memerlukan kabel ke sumber listrik luar menghemat biaya. Ditambah lagi bentuk perangkat yang besar dan berat.

Dengan implant baru yang menggunakan tenaga surya, dapat memangkas bentuk perangkat jauh lebih kecil dan mendapatkan daya dari cahaya. Selain itu, Implan ini juga dapat menghasilkan gambar dengan resolusi lebih tinggi dari teknologi implan yang ada saat ini.

Ilmuwan Ciptakan Robot Penjelajah Pakaian

Posted by yanuar19 0 komentar

detail berita
Clothbot (Foto: Spectrum.ieee.org)
SAINT PAUL - Ketika ada laba-laba yang merayap di pakaian yang Anda kenakan, boleh jadi hal tersebut bisa membuat Anda panik atau perasaan yang menakutkan dan tidak nyaman. Terinspirasi dari rasa takut tersebut, tim ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences dan Chinese University of Hong Kong memperkenalkan Clothbot.

Dilansir Ubergizmo, Jumat (18/5/2021), disebut Clothbot, karena robot ini mampu mendaki serta menjelajah celana atau pakaian yang Anda kenakan. Tim ilmuwan memamerkan kemampuan jelajah robot ini pada ajang 2012 IEEE International Conference on Robotics and Automation (ICRA 2012).

Clothbot merupakan robot kecil yang memiliki kemampuan untuk membuat kerut pada bagian kain menggunakan sepasang roda gripper yang berlawanan. Pada dasarnya, robot ini memiliki ekor omnidirectional yang menyesuaikan pusat gravitasi serta membantunya untuk mengubah arat saat mengarungi jalan ke tubuh seseorang.

Anda tidak perlu risau apabila robot ini memanjat di bagian punggung Anda, karena berat robot pintar ini hanya sekira 140 gram. Para ilmuwan mengatakan bahwa Clothbot dapat digunakan seolah-olah hewan peliharaan yang mampu memanjat di bagian tubuh Anda.

Bahkan, ilmuwan mengungkapkan robot pintar ini juga mendukung telepon bergerak yang memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi, layaknya perangkat handsfree. Sehingga, Anda tidak perlu repot ketika sedang mengendarai kendaraan untuk melakukan percakapan telepon.

Selain itu, berbicara dengan nada gurauan, para perancang Clothbot mengatakan robot ciptaannya itu bisa menjadi alat yang tepat untuk menginspeksi bagian-bagian tubuh tertentu. Bagi yang penasaran bagaimana aksi robot ini, bisa melihat videonya melalui

Kalender Maya Tertua Ditemukan di Kota yang Hilang

Posted by yanuar19 Sabtu, 12 Mei 2012 0 komentar

detail berita
Ilustrasi (foto: google)
GUATEMALA - Para arkeolog berhasil menggali kalender tertua milik peradaban kuno suku Maya di Amerika Tengah. Kalender tersebut dituliskan pada dinding sebuah bangunan di tengah kota padat yang pernah hilang.

Ratusan prasasti (glyphs) terukir atau terlukis pad runtuhan dinding bangunan yang terkubur di rimba Guatemala. Semua prasasti tersebut tampak mewakili siklus astronomi suku Maya yang mengikuti peredaran Matahari, Bulan dan planet-planet yang terlihat di mata seperti Venes.

Diwartakan The Independent, Jumat (11/5/2012), kalender tersebut dibuat beberapa abad sebelum suku Maya menciptakan Dresden Codex, yaitu kalender terkenal yang dibuat dari kulit kayu. Para ilmuwan mengatakan, Dresden Codex sendiri dibuat beberapa waktu menjelang Columbus menemukan 'Dunia Baru' pada 1492.

Ruangan yang menyimpan kalender berupa mural itu tampak sebagai tempat kerja para scribes (juru catat) yang hidup di kota Xultun. Kota ini merupakan sebuah kompleks bangunan yang luas di wilayah Peten, Guatemala, dan dibangun pada abad pertama sebelum masehi.

Kalender ini menampilkan siklus suku Maya seperti kalender upacara 260 hari, kalender Matahari 365 hari, kalender Venus 584 hari dan kalender Mars 780 hari. Penelitian ini sendiri dipublikasikan di jurnal Science.

"Untuk pertama kalinya kami melihat sesuatu yang mungkin merupakan rekaman orisinil disimpan oleh seorang scribeScribe inilah yang bekerja menjaga rekaman resmi komunitas suku Maya. Dan mereka melukiskannya pada tembok. Tampaknya mereka menggunakan itu seperti papan tulis," papar pimpinan ekspedisi tersebut, William Saturno dari Boston University

Sendawa & Buang Angin Dinosaurus Penyebab Pemanasan Global

Posted by yanuar19 0 komentar

detail berita
Ilustrasi (Foto: Newslite)
LIVERPOOL - Ilmuwan telah mengklaim terjadinya pemanasan global sekira 150 juta tahun lalu. Hal itu disebabkan oleh sendawa dan buang anginnya hewan purbakal, dinosaurus.

Dilansir Newslite, Rabu (9/5/2012), para peneliti dari Liverpool John Moores University mengatakan beberapa dinosaurus raksasa pasti akan menderita gas setelah memakan tanaman berdaun. Ilmuwan percaya gas atau buang angin yang dihasilkan dinosaurus bisa berdampak terhadap pemanasan Bumi.

Sama halnya ketika sapi melakukan proses pencernaan yang mengeluarkan gas metana. "Sebuah model matematis sederhana menunjukkan mikroba yang tinggal di dinosaurus sauropoda kemungkinan telah menghasilkan metana yang cukup terhadap efek pada iklim mesozoikum," ujar Dave Wilkinson dari Liverpool John Moores University.

Saurupoda akan melakukan hal yang sama seperti yang terjadi pada pencernaan sapi, namun dengan bobot 20 ton, tentu memiliki kuantitas gas yang lebih besar. "Perhitungan kami menunjukkan dinosaurus ini bisa menghasilkan lebih banyak metana ketimbang semua sumber modern, baik alam maupun buatan manusia," terangnya.

Ilmuwan memprediksi sauropoda memancarkan sebanyak 520 juta ton emisi metana global per tahun. Jumlah tersebut sama bila diakumulasi dengan semua hewan dan aktivitas industri pada saat ini.

Sementara itu, beberapa waktu lalu terungkap kepunahan dinosaurus bukan disebabkan karena hantaman Asteroid. Para ilmuwan kini tengah menganalisis perbedaan dari variabilitas struktur tubuh pada kelompok-kelompok dinosaurus tertentu. Dengan melihat perubahan pada variabilitas itu, peneliti bisa membuat gambaran kasar mengenai kelangsungan hidup keseluruhan binatang purba tersebut.

install Android 4.0 ICS ROM on ACER iconia tab A500 & A100

Posted by yanuar19 Senin, 30 April 2012 0 komentar
In this articel i want to tell you about how to install Android 4.0 ICS Room, Especially in Acer Iconia Tab A500 and Tab A100. Acer Iconia A500 and Tab A100 are not as powerful as Iconia Tab A200 but can handle Android 4.0 Ice Cream Sandwich pretty well with Cortex A9 1Ghz dual core processor and Nvidia Tegra 2 chipset and GPU. The Android ICS 4.0 firmware update is available for download and we are going to tell you how you can install it on your A500 or A100 Tablet and get latest update. previous week member of XDA developer has successfully booted a backed up android 4.0 frimware on acer iconia tab A500 and same is affirmed to be working on Iconia Tab A100.. oke chek it out!

Note: Backup your current ROM using Recovery mode. Just boot into recovery mode and select option “Backup and Restore” and then select “Backup current ROM”. Your stock ROM will be backed up and saved on a zip file.

Prerequisite:
1. You will need a rooted device with unlocked boot loader to do this process.
2. Back up all data including SMS, Call logs, personal files, music, videos, pics.
3. Download the firmware requires as per your device and rename it to icsupdate.zip. Acer Iconia A500 ICS package download. Ace Iconia A100 ICS package download.
4. Connect your Tablet to PC using Data cable and transfer the update file to root of SD card.

Step by Step how to Install Android 4.0 ICS ROM on Iconia Tab (A500 & A100):
  1. Turn off your Tablet and start into recovery mode. For this hold the power button and Volume up button at once for 3 seconds until the boot screen appears.
  2. In recovery mode you need to select “Install zip from SD card”. Now select the ICSupdate.zip package we have transferred to SD card root.
  3. Android ICS firmware package will start the installing process and it will take 5-10 minutes. After the process is complete and confirmed select “+++Go Back+++” to go back to the starting menu where you can find option to turn off the device.
  4. Select the option “Reboot sytem now”. You will be booted into ICS firmware.
Note: If update or installation gets failed, and If you get stuck on the boot logo. Perform the process again. If you face any issue you can consult developer in model specific XDA forum threads. Links are below:
Acer Iconia Tab A500
Acer Iconia Tab A100

Good Luck! hope you be successful to Install Android 4.0 ICS Room

Thomson Reuters: Riset Indonesia Sedikit, tetapi Berkualitas

Posted by yanuar19 Jumat, 27 April 2012 0 komentar
KOMPAS/IWAN SETIYAWANMahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan contoh biodisel dari minyak biji jarak dan kelapa sawit hasil penelitian akademisi IPB yang dipamerkan di Agrinex 2012 di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Minggu (1/4/2012).
JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah paper publikasi penelitian Indonesia memang rendah, tetapi kualitas riset Indonesia tergolong unggul. Demikian hasil analisis Thomson Reuters, sumber informasi intelijen terkemuka di dunia untuk perusahaan dan para profesional, yang disampaikan kepada wartawan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/4/2012).
Diketahui, secara ranking, jumlah publikasi riset Indonesia tergolong kedua terendah se-Asia Tenggara. Berdasarkan jumlah publikasi, negara yang paling produktif dalam riset berturut-turut adalah Singapura, Malaysia, dan Thailand.
"Namun, berdasarkan jumlah riset yang disitasi, Indonesia nomor tiga se-Asia Tenggara. Artinya, risetnya sedikit tetapi kualitas dunia," kata Wong Woei Fuh, Managing Director Rest of Asia Pacific Intellectual Property and Science di Thomson Reuters.
Berdasarkan jumlah citation (kutipan), negara yang dengan riset berkualitas di Asia Tenggara adalah Singapura, Filipina, dan Indonesia. Malaysia tergolong terendah di Asia Tenggara.
Demikian pula dalam dampak hasil penelitian di dunia. "Jadi, hasil penelitian Indonesia itu banyak dikutip oleh ilmuwan di dunia," kata Wong.
Berdasarkan analisis Thomson Reuters, riset Indonesia didominasi oleh bidang ilmu hewan dan tanaman (botani dan zoologi), medis atau kedokteran, lingkungan, geologi, dan pertanian.
Sementara itu, hasil riset yang paling banyak dikutip adalah bidang ilmu sosial dan humaniora, medis, pertanian, lingkungan, ekologi, dan imunologi (kekebalan tubuh).
"Penelitian ilmu sosial Indonesia punya dampak yang besar," ungkap Wong.
Ia mengungkapkan, hasil analisis Thomson Reuters bisa menjadi salah satu pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bidang riset manakah yang paling perlu mendapatkan perhatian dan pendanaan.
"Indonesia perlu fokus. Pendanaan bisa cepat terbuang percuma kalau tidak fokus," ungkap Wong.
Melihat hasil analisis, Indonesia terbukti unggul pada ilmu-ilmu dasar.
Dengan demikian, perlu dipertimbangkan agar penelitian dasar dan eksploratif, yang hasilnya sering dianggap tidak segera berguna, mendapat perhatian dan pendanaan.

VISITOR

free counters

Popular Posts